31
Okt
12

17:41 – 30 Mei 2010

Untuk sesaat mari kita tingkatkan standar berfikir kita

Jika sudah mari kita bicarakan cinta dari sudut pandang yang berbeda

 

Akan kau pahami bahwa cinta tidak hanya sekedar memiliki dan dimiliki tapi membebaskan dan terbebaskan

bukan pula sekedar mencintai dan dicintai tapi juga ikhlas dan mengikhlaskan

 

Cinta bukan hanya menyatukan dua buah bibir, saling berpagutan bertukar nafas

bukan pula menyatukan dua buah tubuh untuk bersetubuh hingga puncak ejakulasi

 

Tapi cinta adalah menyatukan dua buah pemahaman hingga mencapai sebuah kesepahaman, menyatukan dua buah pemikiran hingga menghasilkan sebuah ide, dan menyatukan dua buah perbedaan hingga memperoleh sebuah solusi

 

Karena lewat cinta kita tidak hanya menjadi khalifah di kehidupan ini, yang terus berjuang menaklukkan kehidupan ini hingga kita lelah

tapi juga akan menjadi bocah kecil yang menganggap kehidupan ini sebagai taman bermain, menikmati tiap bagiannya dengan tawa bahagia

 

Dan lewat cinta kita tidak akan mempermasalahkan perbedaan atau bahkan menghargai perbedaan karena lewat cinta kita akan menganggap perbedaan sebagai sebuah bagian dari sesuatu yang lebih besar dan abadi yang disebut kesatuan

Hingga kita tidak akan lagi melihat tangis dan perang karena perbedaan tapi yang kita lihat adalah kebahagiaan dan saling menghargai

Itulah esensi yang paling mendasar dari cinta…


0 Responses to “17:41 – 30 Mei 2010”



  1. Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


The Dreamer


Blog ini berisi tulisan-tulsan sederhana dari saya
semoga bisa dinikmati dan memberikan pencerahan

Social Media

Twitter Terbaru

Error: Twitter did not respond. Please wait a few minutes and refresh this page.


%d blogger menyukai ini: