26
Sep
12

Asha

Kaulah malaikat pertama yang mengetuk pintu kesendirianku yang tak bertepi
Kaulah matahari timur yang selalu tersenyum menawarkan kehangatan pada setiap pagi di kehidupanku
Kaulah rasa asin yang memberikan rasa di lautan tawar kehidupanku

Bagai rombongan pasukan berkuda romawi menghentak dan membuat jantungku berdegup kencang
Bagai alunan merdu musik Mozart menggetarkan dawai-dawai kasih sayang dihatiku
Bagai muara sungai gangga mensucikan ragaku yang penuh dengan kehinaan

Kau hadir dalam wujud yang sederhana
memujaku dengan cara yang istimewa
menggelitik akal fikiranku lewat ketidaktahuanmu

Imaginasiku mengatakan bukan tapi sendi-sendi di tulangku berbisik iya
Pupil di dalam mataku mengatakan tidak tapi aliran darah dalam nadiku berseru butuh
Isi didalam kepalaku mengatakan jangan tapi bagian kecil di dadaku mengumandangkan harus

Dan kini aku berdiri disini
Di atas altar suci ini
Dihadapan patung bersalib juru selamat yang abadi
Mengikuti tiap bait kata dari pendeta berjubah rapi
Mengucap janji sehidup semati
Memilihmu untuk dicintai
Mengajarimu hingga mengerti


0 Responses to “Asha”



  1. Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


The Dreamer


Blog ini berisi tulisan-tulsan sederhana dari saya
semoga bisa dinikmati dan memberikan pencerahan

Social Media

Twitter Terbaru

Error: Twitter did not respond. Please wait a few minutes and refresh this page.


%d blogger menyukai ini: