07
Sep
12

Kamera Lubang Jarum

Kamera Lubang Jarum menurut saya adalah sebuah kamera yang dibuat dari benda kedap cahaya bisa berupa kaleng bekas, kardus,ataupun tetrapack bekas minuman yang kemudian diberi lubang sebesar jarum sebagai media penangkap gambarnya.

Berbicara tentang kamera lubang jarum tentu tidak akan bisa dipisahkan dari Komunitas Lubang Jarum Indonesia (KLJI). KLJI adalah wadah atau media tempat berkumpulnya para penikmat, penyuka dan penggila kamera lubang jarum yang didirikan dan diprakarsai oleh Ray Bachtiar Dradjat.

Berawal dari sukses memotret pagar depan rumah tinggal dengan menggunakan KLJ kaleng susu 800 gram dengan negatif kertas Chen Fu, Ray menuliskan pengalamannya di media GFJA tahun 1997, Photo Copy. Selanjutnya digelarlah workshop perdana pada 2001 di lokasi pembuangan sampah Bantar Gebang. Hasilnya, terbit buku “MEMOTRET dengan KAMERA LUBANG JARUM”. Kamera Lubang Jarum (KLJ) adalah sebutan Pinhole camera lantaran konsep dasar inovasinya berbeda. Ray bertekad men-sosialisasi-kan “seni proses” ke seluruh lapisan masyarakat di Indonesia.Di sinilah perbedaan Ray dengan para profesional fotografer yang pada saat itu sudah bahkan lebih dulu menggunakan pinhole camera. “Teknik” pun seakan-akan tak jadi soal, yang penting adalah masalah mengasah rasa. “Secukupnya”. Itulah konsep awal dari gerilya panjang yang sambung-menyambung: Jawa, Bali, Makassar. Hingga pada 17 Agustus 2002,Ray mengumandangkan proklamasi berdirinya Komunitas Lubang Jarum Indonesia (KLJI). ( Sumber : http://kljindonesia.org/sejarah/ )

Ketertarikan saya terhadap kamera lubang jarum dimulai tahun 2011 lewat foto-foto pinhole karya salah satu fotografer kenalan saya Mic ( Micha Rainer Pali). Melalui dia juga saya diberi informasi singkat mengenai seperti apa kamera lubang jarum seta diberi alamat Facebook dan web Komunitas Lubang Jarum Indonesia.Dari informasi di Facebook Komunitas Lubang Jarum Indonesia – Bandung saya memperoleh informasi lebih lengkap mengenai sejarah Kamera Lubang Jarum di Indonesia dan informasi mengenai event-event yang sering diadakan oleh KLJI khususnya event-event yang diadakan oleh KLJI Bandung.

Akhirnya sekitar pertengahan bulan April 2011 bertempat sebuah gedung di belakang Gor C-TRA Arena Bandung saya mendapat kesempatan untuk mengikuti workshop singkat mengenai Pembuatan Kamera Lubang Jarum dari media tetrapack bekas minuman. Dalam workshop tersebut saya diajarkan mulai dari pembuatan kamera lubang jarum, cara memotret menggunakan kamera lubang jarum hingga proses pencuian hasil foto di dalam kamar gelap.
Disana saya dijelaskan bahwa kamera lubang jarum bisa dibuat dari benda apapun mulai dari kaleng bekas rokok, kardus ataupun kotak pensil selama benda tersebut kedap terhadap cahaya dan memiliki lubang kecil di bagian tengahnya. Media yang digunakan untuk menghasilkan sebuah foto kamera lubang jarum bisa menggunakan kertas foto khusus ataupun menggunakan roll film.

Ketertarikan saya terhadap kamera lubang jarum tidak berhenti sampai disitu, pengalaman pertama mengikuti workshop itu justru membuat saya ingin mengetahui lebih jauh seperti apa kamera lubang jarum. Beberapa kali saya mengikuti workshop dan event yang diadakan oleh KLJI Bandung secara gratis. Kang Deni Sugandi yang merupakan salah satu pendiri KLJI Bandung adalah merupakan salah satu orang yang berjasa membuat kamera lubang jarum tetap eksis di kota Bandung. Kang Deni bersama teman-teman lain dari KLJI Bandung banyak membantu saya untuk mengenal kamera lubang jarum lebih dalam.

Salah satu event yang paling menarik dan merupakan event terakhir yang saya ikuti bersama KLJI Bandung adalah “World Pinhole Day”. World Pinhole Day adalah sebuah event dimana selama hari minggu terakhir di bulan April seluruh penyuka dan pengguna kamera lubang jarum di Dunia secara bersama-sama memotret menggunakan kamera lubang jarum untuk nantinya di upload di situs http://www.pinholeday.org/ . Khusus untuk Bandung World Pinhole Day diadakan di seputaran Jl. Braga , dalam event tersebut semua peserta mengelilingi kota Bandung untuk memperelah obyek foto yang menarik untuk nantinya dipamerkan di pinggir jalan Braga.

Dalam acara hunting di event itu banyak sekali pengalaman menarik yang saya peroleh, mulai dari disangka orang stress karena memotret menggunakan kaleng bekas rokok hingga bertemu orang yang karena begitu penasarannya sampai tidak henti-hentinya bertanya, dengan pengetahuan saya yang minim mengenai kamera lubang jarum saya berusaha menjelaskan dan kemudian mengajaknya untuk ikut memotret menggunakan kamera lubang jarum.

Lewat Perkenalan singkat saya denga kamera lubang jarum saya diajarkan bahwa dengan keinginan yang kuat kita masih bisa berkarya meskipun dengan alat yang sederhana dan menghasilkan foto yang sederhana juga.

Berikut ini merupan beberapa foto hasil kamera lubang jarum dan foto dalam event World Pinhole Day

Foto hasil hunting di jalan braga pada acara World Pinhole Daya 2011

Foto hasil hunting di jalan braga pada acara World Pinhole Daya 2011

Foto hasil hunting di jalan braga pada acara World Pinhole Daya 2011

kamera lubang jarum

Foto kamera lubang jarum yang saya gunakan untuk memotret pada acara World Pinhole Day 2011

Foto saya sedang mennganti kertas foto dalam kamera lubang jarum

Foto-foto hasil dari peserta World Pinhole Day sedang dijemur setelah proses pencucian selesai


0 Responses to “Kamera Lubang Jarum”



  1. Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


The Dreamer


Blog ini berisi tulisan-tulsan sederhana dari saya
semoga bisa dinikmati dan memberikan pencerahan

Social Media

Twitter Terbaru

Error: Twitter did not respond. Please wait a few minutes and refresh this page.


%d blogger menyukai ini: